Saturday, December 30, 2017

Penyusunan dan Pengembangan Buku 1, 2 dan 3 Kurikulum 2013

Penyusunan dan Pengembangan Buku 1, 2 dan 3
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Madarasah 
di Lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia

    Jauh sebelum dimulainya Tahun Ajaran baru, maka setiap madrasah harus mempersiapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang lazim disebut KTSP. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing. Satuan pendidikan adalah Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK). 
     KTSP dikembangkan, ditetapkan dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan. Pengembangan KTSP mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Kurikulum 2013. Pemgembangan KTSP harus memperhatikan acuan konseptual, prinsif pengembangan dan  prosedur operasional.  Pengembangan KTSP dibawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kementerian agama provinsi dan kabupaten/kota sesuai kewenangan masing-masing.
     Buku 1, 2 dan 3 KTSP pada madrasah merupakan komponen penting berkenaan dengan Standar Pelayanan Minimal pada madrasah guna mencapai 4 Standar Nasional Pendidikan (SNP) yakni: Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Penilaian yang didalamnya meliputi pengelolaan pendidikan, administrasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan prosedur penilaian. 
     Adapun susunan penyusunan dan pengembangan KTSP dokumen 1 adalah sebagai berikut::

LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR 
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR 
LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN 
A.    Latar Belakang 
B.     Landasan
C.     Tujuan Pengembangan Kurikulum 
D.    Prinsip-prinsip Penyusunan KTSP 
E.     Acuan Operasional KTSP 
F.      Profil Madrasah
BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN 
A.    Tujuan Pendidikan Nasional dan Kelembagaan 
B.     Visi 
C.     Misi
D.    Tujuan MTs. Persis Pameungpeuk 
BAB III MUATAN KURIKULER 
A.    Struktur Kurikulum 
1.      Kompetensi Inti Kurikulum 
2.      Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 di MTs Persis Pameungpeuk
B.     Muatan Kurikulum 
1.      Mata Pelajaran  
2.      Muatan Lokal 
3.      Pengembangan Diri 
4.      Ketuntasan Belajar
5.      Kenaikan Kelas dan Kelulusan 
6.      Pendidikan Kecakapan Hidup
7.      Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
BAB IV PENGATURAN BEBAN BELAJAR
A.    Beban Belajar 
B.     Beban Belajar Tambahan
BAB V KALENDER PENDIDIKAN 
A.    Permulaan Tahun Baru 
B.     Pengaturan Waktu Belajar Efektif
C.     Pengaturan Libur Sekolah 
BAB VI PENUTUP 
Lampiran 

     Ada pun untuk sekedar contoh KTSP dokumen 1 dapat didownloud  disini:


sekian dulu sahabat, semoga bermanfaat

Friday, January 20, 2017

Proposal Ruang Kelas Baru (RKB) untuk Administrasi Tenaga Kependidikan

Rencana Anggaran Biaya

Pada tahun 2003 saya bersama teman-teman mendirikan sebuah yayasan yang bergerak dibidang sosial dan pendidikan. ketika itu saya diberi amanah menjadi wakil sekretaris, sehingga banyak administrasi saya buat dan selesaikan baik untuk kalanggan internal dan eksternal. Salah satunya adalah ketika lembaga itu membutuhkan bangunan untuk sarana pendidikan yakni ruang kelas baru (RKB). pada waktu saya dan teman-teman mengalami kesulitan dalam penyusunan rencaca anggaran biaya (RAB) yang harus dilampirkan dan proposal pembangunan baik pada instansi pemerintah maupun swasta.
Dalam pembuatan rencana anggaran biaya diperlukan ketepatan perhitunngan yang akurat sehingga kita dapat memperkirakan berapa biaya yang dibutuhkan untuk dapat membangun ruang kelas sesuai yang diinginkan oleh lembaga. Kesulitannya dikarenakan saya memang bukan ahli dibidang bangunan. Oleh karena itu saya dan teman-teman harus berdiskusi dengan para tukang bangunan tentang bagaimana tahapan pembangunan mulai dari tahapan persiapan, luas bangunan, tahapan pekerjaan dan material/bahan bangunan yang diperlukan.
Hasil dari diskusi tersebut saya mendapat gambaran yang cukup untuk memulai membuat rencana anggaran biaya. Ada pun tahapan yang harus ada dalam pembangunan itu antara lain: 1. pekerjaan persiapan, 2. pekerjaan tanah, 3. pekerjaan pondasi, 4. pekerjaan beton, 5. pekerjaan dinding, 6. pekerjan pintu dan jendela, 7. pekerjaan kunci dan penggantung, 8. pekerjaan plafon, 9. pekerjaan pengecatan, 10. pekerjaan lantai, 11. pekerjaan listrik dan 12. pekerjaan atap.
Setelah semua tahapan pekerjaan disusun, berikutnya kita menghitung kebutuhan material/bahan bangunan yang diperlukan sehingga kita dapat memperkirakan kebutahan volume material/bahan bangunan. selanjutnya kita survey harga lokal material/bahan bangunan di toko bahan bangunan di daerah kita, karena harga lokal material/bahan bangunan itu ada perbedaan disetiap daerah. Hal ini terjadi karena biaya distribusi material/bahan bangunan dari distributornya.
Penyusunan rencana anggran biaya yang saya dan teman-teman buat pada awalnya merupakan perhitungan antara volume material/bahan bangunan dikalikan dengan harga material/bahan bangunan untuk setiap tahapan pekerjaan, selanjutnya dihitung juga upah pekerjaan para tukang bangunan mulai dari tukang tembok, tukang kayu dan laden. Tetapi hal itu tidak relevan dengan rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk mengajukan proposal pembangunan ruang kelas baru pada intansi pemerintah, dimana rencana anggaran biaya pada intansi pemerintah biasa upah pekerjaan tidak dipisahkan, tetapi harus disatukan dengan dalam biaya setiap tahapan pekerjaan, artinya perhitungan biaya material/bahan bangunan disatukan dengan ongkos pekerajaan setiap tahapan pembangunan.
Teman-teman yang membutuhkan contoh rencana anggaran biaya untuk proposap pembangunan ruang kelas baru dapat melihat dan mendownload contoh rencana anggaran biaya pada pembangunan ruang kelas baru. semoga ini dapat membantu teman-teman dalam pembuatan rencana anggaran biaya meskipun ini belum sempurna. Mohon maaf apabila ada kekurangan.
silahkan download disini      

Saturday, March 12, 2016

Download Materi mikroskop kelas 7 terbaru tahun 2016 - IPA

Materi mikroskop kelas 7 terbaru tahun 2016.
Materi mikroskop untuk kelas 7 SMP/MTs sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, karena tak banyak SMP/MTs yang tidak memiliki ruang laboratorium yang refresentatif yang dapat digunakan siswa dalam menunjang kompetensi siswa dalam mengenal fungsi dan mengenal bagian-bagian mikroskop yang harus diketahui oleh siswa.

Banyak guru IPA yang mengalami kesulitan dalam menerangkan materi mikroskop untuk kelas 7 SMP/MTs karena ketiadaan sarana dan prasarana laboratorium seperti mikroskop sebagai penunjang media pembelajaran IPA di kelas.

Disini saya sediakan materi tentang mikroskop kelas 7 SMP/MTs terbaru yang mungkin dapat membantu para guru untuk menerangkan materi mikroskop kepada siswa. Mudah-mudahan materi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Bapak dan ibu guru yang menginginkan materi mikroskop ini, silahkan download.

Download materi mikroskop

Tuesday, March 8, 2016

KKM

KKM

KKM kepanjangan dari Kriteria Ketuntasan Minimal. KKM sangat diperlukan oleh guru sebagai kelengkapan dari administrasi guru dalam  kegiatan pembelajaran disetiap jenjang pendidikan, baik di SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK. Hal ini berhubungan dengan pengelolaan dan pengolahan nilai yang disesuaikan dengan aspek intake siswa, kompleksitas materi ajar dan daya dukung sarana prasarana sekolah.

KKM dibuat disetiap Tahun Pelajaran baru oleh guru mata pelajaran melalui forum MGMP sekolah di satu sekolah maupun forum MGMP tingkat rayon maupun sub rayon. Saat ini masih ada guru yang kurang memahami bagaimana menyusun dan menetapkan KKM pada mata pelajaran yang ampunya. Oleh karena itu, dalam artikel ini saya mencoba membahas bagai mana cara menyusun dan menetapkan KKM.

KKM dinyatakan dalam bentuk persentase yaitu berkisar antara 0 - 100. Kriteria ditetapakan untuk masing-masing indikator, idealnya berkisar 75%. Sekolah dapat menentukan  dibawah kriteria ideal sesuai dengan kondisi sekolahnya masing-masing.

Dalam menentukan KKM dengan mempertimbangankan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas indikator dan kemampuan sumber daya pendukung. Adapun kemampuan rata-rata pesereta didik dapat dilihat dari rata-rata kelas  atau rata-rata kelas nilai rapot pada tahun pelajaran yang lalu, adapun untuk kompleksitas indikator dapat dilihat dari rata-rata KKM masing-masing indikator pada tahun pelajaran yang lalu atau biasanya guru dapat mengetahui bagaimana tingkat kesulitan materi ajar dari setiap indikator terhadap daya serap siswa, untuk kemampuan sumber daya pendukung biasanya dilihat dari sarana prasarana yang dimiliki sekolah untuk mendukung proses pembelajaran.

KKM dapat dicantumkan dalam LHBS (Laporan Hasil Belajar Siswa) sesuai dengan model yang dipilih sekolah. Hal ini bertujuan agar guru, wali kelas, siswa, orang/wali siswa dan pihak yang berkepentingan dapat mengetahui nilai siswa apakah sudah mencapai KKM, melampaui KKM atau belum mencapai KKM.

Adapun kriteria penetapan KKM adalah sebagai berikut:
1. Kompleksitas indikator (kesulitan dan kerumitan
2. Daya dukung (sarana/prasarana, kemampuan guru, lingkungan dan biaya)
3. Intake siswa (kemampuan siswa)

Untuk lebih jelasnya bapak/ibu guru dapat melihat contoh penetapan KKM untuk dipergunakan di sekolah masing-masing, mudah-mudahan contoh ini bisa membantu anda. Anda yang ingin melihat contoh penentuan KKM dapat mendownload di blog saya. Mohon maaf bila ada kekurangan.

download contoh penentuan KKM



Sunday, February 21, 2016

Administrasi Guru: Proker (program kerja), KKM, Buku Leger, Buku Induk, Daftar Hadir terbaik

Administrasi Guru

Administrasi guru di sekolah sangatlah penting bagi setiap guru, baik untuk kelengkapan data pribadi guru untuk mengetahui perkembangan anak didiknya maupun untuk kepentingan sekolah/madrasah yang nantinya akan diarsipkan pada buku leger dan buku induk siswa.

Guru yang membuat administrasi guru akan sangat mudah dalam mendokumentasikan kehadiran, nilai-nilai ulangan harian, nilai tugas mandiri dan tugas terstruktur, nilai UTS, dan nilai UAS/UKK yang nantinya akan disetorkan pada wali kelas untuk dinaikan ke buku rapot/LHBS.

Guru yang sudah membuat administrasi guru diawal semester akan mudah dalam melihat perkembangan anak didiknya, sehingga ia dapat menganalisis setiap siswa seperti kehadirannya, nilai kognitif, apektif dan psikomotornya, sehingga dapat mempetakan mana siswa yang belum mencapai KKM dan mana yang sudah. Disamping pula guru dapat mengetahui siswa yang mempunyai masalah dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah/madrasah.


Bagi guru yang membutuhkan administrasi guru yang berhubungan dengan daftar hadir siswa, daftar nilai (kognitif, psikomotorik dan apektif), daftar nilai tugas, nilai rapot dan remedial untuk kegiatan sehari-hari di sekolah/madrasah tempat anda mengajar dapat menggunakan contoh administrasi guru disini.

Download administrasi guru
PKG dan PKKS

Pada saat ini guru dan kepala sekolah/madrasah dilingkungan Kementerian Agama RI dihadapkan pada kegiatan PKG dan PKKS. Adapun pengertian dari kedua istilah tersebut sebagai berikut: PKG adalah Penilaian Kinerja Guru, sedangkan PKKS adalah Penilaian Kinerja Kepala Sekolah.

Hal diatas sejalan  dengan pemenuhan tunjangan profesi guru yang sudah sertifikasi dan inpassing, dimana guru yang sudah sertifikasi dan inpassing harus mempersiapkan buktu fisik administrasi guru dalam proses pembelajaran. Adapun guru yang mempunyai tugas tambahan di sekolah/madrasah te,pat satminkalnya maka harus menyiapkan bukti fisik program kerja dan juga realisasi program kerjanya. Begitupun bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah harus menyiapkan bukti fisik.

Kalau anda sebagai tenaga pendidik dilingkungan Kemenag RI harus mempersiapkan bukti fisik untuk kegiatan PKG dan PKKS dari sekarang. Adapun bukti-bukti fisik yang harus dipersiapkan itu dapat anda lihat disini.

Downloads data-data PKG dan PKKS

Wednesday, November 11, 2015

administrasi panitia UAS ganjil

ass. teman-teman pendidik yang kebagian menjadi Panitia UAS ganjil di sekolah/madrasah masing-masing yang membutuhkan administrasi Pelaksanaan UAS bisa mendownload file-filenya disini

Penyusunan dan Pengembangan Buku 1, 2 dan 3 Kurikulum 2013

Penyusunan dan Pengembangan Buku 1, 2 dan 3 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Madarasah  di Lingkungan Kementerian Agama Republ...